Takut
Takut ku ini bodoh , sudah terlalu lama ia tak mencoba menjadi berani . Takut ku ini lemah sudah terlalu lama ia tak menjadi kuat . Sekedar sapa pun ia tak berani , di sapa pun ia tak kan kuat . Takut ku ini terlalu konsisten , ia tak mau merubah wujud nya menjadi sang pembrani , memulai sebuah sapa atau membuat sebuah tawa . Mungkin cacian ku sudah terlalu lelah untuk membuat nya berubah.. tapi ia tetaplah sesosok takut , yang sekedar melihat pun tak sanggup, yang hanya sekedar bertatap pun ragu . Ia tak pernah tau betapa lelah sang pemilik hati menahan rasa yang tersembunyi dibalik senyuman palsu yang tersudut malu . Pesan ku satu , jangan sampai takut ku ini menjadi sesal ku .
-Takut
Komentar
Posting Komentar