Egois ku Bodoh ku

Di kesunyian pagi , aku kembali mengingat lama . Tentang yg dulu ada untuk selama nya , yg selalu ada tanpa pernah terpikir tiada , aku tak menyangka rinduku dulu itu dekat , aku tak menyangka api yg aku cari untuk menghangatkan ternyata sudah hampir padam tanpa kesadaran ku , ia telah hidup tanpa ada percikan , menghangatkan yang telah hangat , walau kadang tak dihiraukan . Aku tak menyangka canduku selama ini dekat , ia selalu ada tanpa lelah , menetap bagaikan atap yg menutupi sang pemilik dari terik matahari dan guyuran hujan , tapi apa , aku malah memilih untuk tinggal di rumah yang tak beratap , yang aku yakini nyaman , ahh sudah lah , kubahas ini pun sang atap rindu ku tak akan pernah kembali lagi . Surga yang ia pernah berikan dulu saja pernah ku anggap neraka . 

-Egois ku bodoh ku

Komentar

Postingan Populer